makalahonline.com
PENDAHULUAN
sangat pesat (Swastika, et al, 2000). Upaya Kebutuhan kedelai terus meningkat maningkatkan produksi berbasis lahan, karena pertambahan penduduk, juga (intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi) meningkatnya konsumsi per kapita terutama melalui program OPSUS (1980-an), GEMA dalam bentuk olahan dan tumbuhnya industri PALAGUNG (1997) belum mampu pakan temak (Siregar, 2003). Permintaan meningkatkan produksi secara signifikan kedelai per kapita sejak periode 1970 sarnpai meskipun banyak studi menemukan bahwa 1990 telah meningkat 160%. Sedangkan pada kedelai Indonesia pada tingkat pengusahaan periode 1990-an sampai tahun 2010 yang ada mempunyai daya saing (komparatif diperkirakantumbuh2,920 pertahun(Siregar, maupun kompetitif) (Hayami et. al., 1987; 1999). Peningkatan konsumsi kedelai yang Rosegrant, 1987; Purwoto dan Suyaka, 1992; begitu pesat dan tidak dapat diimbangi oleh Arnang dan sawit, 1996; Purwoto et al., 1997). peningkatan produksi kedelai dalam negeri, Namun indikasinya menurun drastis setelah maka tefadi kesenjangan. Kesenjangan itu tahun 1998 hingga sekarang (Siregar, 1999; ditutup dengan kedelai impor yang banyak Sudaryanto et a1.,2001; Siregar dan menyita devisa (Amang dan Sawit, I 996). Sejak Sumaryanto, 2003; Siregar, 2003; Hendayana. perdagangan kedelai lepas dari kontrol BULOG R., 2003). Pada bulan agustus 2004 telah mulai tahun 1991 impor kedelai meningkat dicanangkangebrakanbarudenganPROGRAM
selengkapnya bisa di download
Disini